12
Jan
08

NEIGHBORHOOD PLANNING


<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

disusun oleh : Ismail Zubir

Neighborhood planning ( np ) adalah suatu metodologi penyusunan rencana lingkungan atau suatu kawasan yang merupakan bagian wilayah kota, yang berbasis pada community base development. Neighborhood planning dikenal juga dengan istilah community planning. Metode ini sudah dipakai di negeri Paman Sam sejak lama dan mempunyai tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.

Beberapa alas an mengapa neighborhood planning diperlukan adalah sbb :

semakin besar peranserta masyarakat semakin baik dalam mencerminkan kebutuhan dan kepedulian masyarakat

semakin besar peranserta masyarakat semakin tinggi rasa memiliki rencana dan ada keinginan kuat untuk melaksanakannya

semakin besar peranserta masyarakat semakin kecil untuk diabaikan oleh pejabat public

Perbedaan neighborhood planning dengan perencanaan tradisional adalah :

lebih menampilkan karakteristik lokal

melibatkan lebih banyak orang dalam kegiatan perencanaan

menghasilkan perbaikan fisik yang nyata

memperkuat interaksi antar masyarakat yang terlibat

membantu para pemimpin lebih peka terhadap masalah perkotaan

mengarah pada distribusi sumber-sumber publik yang adil

Prinsip yang digunakan dalam neighborhood planning adalah 4 D , yaitu :

Deprofesionalisasi, mengurangi sebanyak mungkin peran professional. Mengapa? Karena semakin banyak orang pintar terlibat semakin sulit membuat keputusan.

Desentralisasi, artinya tidak hanya fokus kepada masalah yang terjadi di pusat kota atau tempat-tempat tertentu

Demistifikasi, membuang jauh-jauh anggapan bahwa menyusun rencana tata ruang adalah pekerjaan sulit.

Demokratisasi, melibatkan masyarakat dalam mengambil keputusan

Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam pelenggaraan neighborhood planning meliputi :

pengumuman kepada masyarakat

menentukan metode pengumpulan data

menentukan metode peran serta

Pengumuman kepada masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara , antara lain :

kontak personal, yaitu dengan cara memberitahukan kepada 3 orang misalnya dan minta kepada 3 orang tersebut memberitahukan kembali masing-pmasing kepada 3 orang dan demikian seterusnya.

melalaui berbagai macam media, sms, internet, media cetak maupun elektronik.

posko lapangan / drop in center

memanfaatkan organisasi yang ada

papan pengumuman di tempat-tempat yang strategis

Metode pengumpulan data dilakukan dengan berbagai cara, antara lain :

penyebaran angket

wawancara perorangan

konsultasi informal

observasi langsung

activity log atau membuat daftar kegiatan masyarakat setiap hari.

behavioral mapping, pemetaan perilaku masyarakat pada umumnya

panel diskusi

walking tour, mengajak masyarakat keliling kampung sambil berbincang tentang permasalahan yang dihadapi.

survey pengumpulan data primer dan sekunder.

Metode peranserta juga dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain :

Large community meeting ( Rapat Umum dengan seluruh lapisan masyarakat )

Metode ini dianggap tidak dapat mencapai sasaran yang diinginkan karena tidak

semua memiliki kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya.

Small living room meetings ( Pertemuan terbatas di ruang keluarga )

Metode ini memang dapat menjaring seluruh aspirasi masyarakat tetapi

diperlukan waktu dan tenaga yang cukup banyak

Open house ( Buka pintu )

Metode ini dilakukan dengan cara menyediakan sebuah tempat yang dibuka setiap

hari di mana masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya. Tetapi metode ini juga

memerlukan waktu yang cukup lama.

Workshops ( Lokakarya )

Inilah metode yang dianggap paling baik karena dapat diselenggarakan pada suatu

waktu tertentu. Masyarakat yang hadir dapat dikelompokkan ke dalam beberapa

panel diskusi sesuai dengan minatnya. Dalam waktu yang relatip singkat dapat

dijaring seluruh aspirasi masyarakat.

Langkah-langkah yang harus ditempuh :

mengumpulkan informasi

merumuskan isu-isu utama

menetapkan tujuan

menyusun alternatip dan memilih

mengembangkan rencana

membuat cara melaksanakannya

melakukan monitoring, evaluasi dan up dating rencana

Langkah 1 : pengumpulan informasi

analisa swot

inventarisasi data yang diinginkan dan sumber-sumbernya, antara lain

1. informasi lingkungan alam,

2. existing land use,

3. sirkulasi,

4. utilitas,

5. perumahan,

6. fasos/fasum,

7. urban design features,

8. kondisi fisik,

9. sejarah,

10.demografi,

11. kondisi sosial dan ekonomi

Langkah 2 : perumusan isu-isu utama

analisis dan assesment semua informasi

kategorisasikan daerah perencanaan

display seluruh informasi ( narasi, tabel, map, visual )

identifikasi isu-isu

Langkah 3 : perumusan tujuan

gunakan metoda PARK ( preserve, add, remove dan keep out )

susun dalam bahasa yang mudah dan jelas

tentukan metoda psm dalam penyusunan goals

Langkah 4 dan 5 : pengembangan rencana

menyusun rekomendasi

Meliputi 2 jenis , yaitu policy statement dan peta

Policy statement meliputi : goals, policy, strategy dan specific action

Peta-peta meliputi ;

Rencana zoning, rencana tata guna tanah, rencana perumahan, sistim sirkulasi,

rencana pengembangan sarana dan prasarana, panduan rancang kota

penyusunan alternatip

Langkah 6 : pelaksanaan rencana

memahami tentang proses penyusunan anggaran pembiayan pem. kota dan pengawasannya

memahami peraturan pengendalian tentang tata guna tanah, meliputi :

1. zoning regulation,

2. site plan review,

3. design review dan

4. historic preservation

Langkah 7 : monitoring, evaluasi dan revisi rencana

melakukan monitoring atas perubahan yang terjadi

melakukan evaluasi rencana

bila diperlukan rencana dapat direvisi

Iklan

0 Responses to “NEIGHBORHOOD PLANNING”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s


Anda pengunjung ke -

  • 71,651

Almanak

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Iklan

%d blogger menyukai ini: